Blog entry by andi samaran

Picture of andi samaran
by andi samaran - Sobota, 13 jún 2020, 4:56
Anyone in the world

1. Kurangi Daftar Pekerjaan Anda

Bekerja produktif bukan berarti mengerjakan sebanyak mungkin tugas dalam sehari. Jadi, periksa kembali dafatr pekerjaan harian anda. Lihat apakah anda benar-benar membutuhkan semuanya. Menurut Tony Wong, orang-orang produktif justru menganut prinsip less is more. Lebih baik anda fokus mengerjakan beberapa hal saja dibanding mengerjakan banyak hal namun tidak fokus, sehingga hasilnya tidak maksimal. 

2. Perbanyak Istirahat

Rasa sakit di kepala anda setelah bekerja selama berjam-jam adalah sinyal untuk istirahat. Alokasikan waktu untuk menyegarkan kembali fikiran anda dengan cara berjalan-jalan di sekitar tempat kerja, makan siang atau camilan, atau duduk bersila sambil konsentrasi. Dengan tubuh yang segar kembali, anda akan bisa bekerja lebih efisien.

 

3. Ikuti Aturan 80/20

Hampir sama dengan tips ke-1 di atas. Mengerjakan 20 persen dari daftar tugas, hasilnya bisa setara dengan 80% kinerja harian. Jadi, hilangkan hal-hal yang tidak penting dan tidak berpengaruh terhadap produktivitas anda selama jam kerja. Misalnya, bagi proyek anda ke dalam beberapa tahap, dan selesaikan setiap tahap secara sistematis. Lihat juga Jasa Desain Instagram

 

4. Manfaatkan Pagi Hari Anda

Orang-orang produktif memanfaatkan pagi hari untuk fokus pada diri sendiri. Jangan pernah menggunakan pagi hari anda untuk mengecek email atau agenda harian anda, karena hal itu akan membuat fikiran anda bercabang antara mengurus diri sendiri dan mengerjakan tugas harian. Sebaliknya, gunakanlah pagi hari anda untuk menikmati sarapan yang lezat, membaca berita, meditasi, atau olah raga. Dengan demikian, anda memiliki energi yang cukup untuk bekerja produktif sehari penuh. 

5. Selesaikan Tugas Berat Sebelum Makan Siang

Menurut Tony Wong, saat-saat paling produktif bagi seseorang adalah pagi hari, saat otak masih segar. Jadi, selesaikan tugas-tugas yang rumit di pagi hari. Jika anda berencana mengadakan rapat, sebaiknya lakukan siang hari. Dengan cara ini, anda bisa memanfaatkan waktu secara produktif.

 

6. Perbaiki Cara Anda Menggunakan Email

Email adalah salah satu hal yang dapat mengganggu produktivitas kita. Email bisa mengalihkan anda dari tugas-tugas yang seharusnya anda lakukan. Jangan terjebak. Email bahkan bisa membuat anda menjadi malas, karena pesan email dapat mempengaruhi suasana hati anda, bukan? 

7. Ciptakan Suatu Sistem

Selama bertahun-tahun, anda mungkin telah terjebak dalam kebiasaan yang merusak produktivitas. Anda bisa mengatasi ini dengan menciptakan sebuah sistem. Bagi anda yang kerap memeriksa email, sebaiknya atur waktu untuk melihat email anda di pagi hari, siang, dan malam hari pada jam-jam tertentu saja. Jika tidak, konsentrasi anda akan terganggu. Bukannya mengerjakan hal-hal pokok, anda justru mengerjakan hal-hal yang tidak penting.

 

8. Jangan Samakan Produktivitas dengan Rasa Malas

Meskipun tidak ada yang akan mengakuinya, rasa malas yang tersembunyi adalah penyumbang No. 1 terhadap hilangnya produktivitas. Jujur saja, banyak hal yang menghalangi anda mengerjakan tugas-tugas pokok, seperti mengecek email dan menghadiri rapat. Jadi, sebaiknya fokuskan diri anda mengerjakan hal-hal yang pokok secara efektif dan efisien. 

9. Hentikan Kebiasaan Multi-Tasking

Jangan pernah mengerjakan 10 tugas dalam waktu bersamaan (multi-tasking). Menurut penelitian, gonta-ganti tugas lebih dari 10 kali sehari akan mengurangi IQ anda hingga 10 point. Jadi, fokuslah pada 1 hal saja, namun kerjasama secara efektif dan efisien.

Sumber: relasio.com

[ Modified: Štvrtok, 23 júl 2020, 3:36 ]